Mapala Tolak HTI dalam Kampus

Unit KegiatanMahasiswa (UKM) Kesenian Dolphin Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (Faperika) bekerjasama dengan Brimapala Sungkai Fakultas Pertanian (Faperta) menyelenggarakan kegiatan bertema Kampusku, Lingkunganku, Masa Depan Kita. Dalam rangka peringati hari bumi, 22 April, berbagai lomba diadakan. Festival layang-layang, akustik, grafiti, drama dan stand up comedy. Tak ketinggalan tarian melukai pohon eucaliptus dengan tulisan Tolak Hutan Tanaman Industri (HTI) dalam Kampus.

Kegiatan lainnya berupa pembagian bibit pohon disertai stiker hari bumi bekerja sama dengan Mapala dari fakultas lain. Bersama Mapala Humendala Fakultas Ekonomi, mereka menanyakan kejelasan penggunaan karcis masuk ke kampus UR yang kurang ramah lingkungan.

Padli Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Riau menanggapi positif sejumlah kegiatan ini. “BEM sendiri tidak ada buat kegiatan untuk peringati Hari Bumi. Menteri Lingkungan lagi ada kegiatan lain,” katanya. Ia menambahkan harus ada wacana menanam pohon di kampus untuk menghargai bumi. #Jeffri

HimaBio ingin Selamatkan Bumi

Himpunan Mahasiswa Biologi (Himabio) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UR akan mengadakan Biology Science Festival pada 25-28 April. Kegiatan ini sudah dipersiapkansejak empat bulan lalu. Ia melibatkan siswa dan mahasiswa. Untuk siswa, ada lomba pesona biologi, replika virus, jawara biologi dan film dokumenter. Bagi mahasiswa dipersiapkan lomba poster penelitian, akustik, perkusi, ecobridge.

Pesona biologi adalah lomba cerdas cermat khusus praktikum dengan melakukan fenomena science. Di dalam replika virus para siswa diajak membuat virus dalam bentuk 3 dimensi. Lomba jawara biologi dilakukan para siswa berisi pertanyaan seputar biologi hingga tersisa 1 pemenang menjadi jawara. Film dokumenter, lomba membuat film bertema lingkungan yang sudah dipersiapkan para siswa sebelumnya.

Lomba poster penelitian bertujuan publikasi hasil penelitian. Lomba ini diutamakan untuk mahasiswa yang sudah melakukan penelitian. Di lomba akustik, para peserta harus menyanyikan lagu wajib Nusantara dari Kusplus dan satu lagu bebas. Lomba memainkan alat perkusi harus menggunakan alat dan bahan bekas.

“Tujuannya untuk memanfaatkan barang yang tidak terpakai,” ucap Dwi Adhari, penanggung jawab kegiatan. Sedangkan lomba miniatur ecobridge yakni lomba menggambar jembatan berterowongan yang berada diatas. Ia menghubungkan antar hutan yang berguna untuk menghindari konflik antar manusia dengan hewan. Lomba ini minim peserta.

“Mungkin karena kurang sosialisasi karena terlalu banyak kegiatan,” kata Dwi Adhari. Melalui kegiatan ini, ia berharap Prodi Biologi bisa tumbuh di antara kondisi bumi yang semakin parah. “Kalau bumi hancur mau kemana kita?” #Jeffri

Temu Karya Penegak dan Pandiga

Gerakan  Pramuka Universitas Riau (UR) mengadakan Temu Karya Pramuka Penegak dan Pandiga IV se-Riau tahun 2013 di bumi perkemahan Perusahaan Terbatas Perkebunan Nusantara Lima (PTPN V) Jalan Rambutan. Acara berlangsung dari 17-21 April.

Kegiatan ini diikuti mahasiswa dan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Riau. Total peserta 300 orang. Setiap kabupaten mengutus dua SMA sebagai perwakilan. Deni perwakilan SMA 1 Dumai mengatakan bahwa ia senang ikut kegiatan ini karena dapat banyak pelajaran dan sambutan baik dari panitia.

Tujuan kegiatan ini untuk menampung kreativitas pramuka, penegak dan pandiga. Beberapa kegiatan dilangsungkan di bumi perkemahan, antara lain lomba cerdas cermat tentang pramuka, pentas seni, kerja bakti membersihkan piringan pohon di lingkungan UR. Ada juga pelatihan tentang pemadaman kebakaran serta pembuatan kerajinan rotan.

Terakhir, melakukan penyuluhan tentang antisipasi kenakalan remaja. “Antisipasi untuk generasi muda, supaya tidak ikut-ikutan. Karena akhir-akhir ini sering terjadi tawuran di kalangan pelajar khususnya”, ucap Ahmad Yamin, Ketua Dewan Rancana Raja Haji Fisibilillah. Ia juga berharap terbentuk karakter pramuka  di Riau: kreatif, mandiri dan berintelektual tinggi. #Jeffri Sianturi

AJI Pekanbaru Inisiasi Pelatihan Pengajuan Informasi Publik

Training Pengajuan Permintaan Informasi Publik

Training Pengajuan Permintaan Informasi Publik

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pekanbaru terus melakukanberbagai inisiasi peningkatan mutu dan kualitas para jurnalis. Setelah sebelumnya sukses mengelar pelatihan training  ”Advokat Berperspektif Pers” yang melibatkan para jurnalis dan advokat, AJI Pekanbaru bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia kembali mengelar training Pengajuan Permintaan Informasi Publik, Sabtu-Ahad (20-21/4) di Hotel Arwana Pekanbaru.

Training ini melibatkan perwakilan jurnalis, aktivis mahasiswa, dan aktivis perwakilan masyarakat sipil atau LSM.   ”Training ini melibatkan kelompok yang sedang dalam proses mengajukan permintaan informasi publik. Atau mereka yang memiliki rencana membuat permintaan tersebut dalam waktu dekat,” ujar Ketua AJI Pekanbaru, Ilham Muhammad Yasir, Jumat (19/4).

Dari training itu akan membantu memastikan peserta menindaklanjuti membuat permintaan informasi publik setelah pelatihan. Materi yang diberikan dirancang langsung untuk diaplikasikan.

Pada pelatihan tersebut peserta mendapat materi dari para guest speaker, yaitu dari AJI Indonesia dan komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) Riau. Kemudian peserta dibimbing dari para trainer lokal, yaitu dari AJI Pekanbaru dan Fitra Riau.

Pelatihan itu merupakan tahap lanjutan hasil kerja sama Centre for Law and Democracy (CLD) dan AJI Indonesia. Dalam program ini, AJI Pekanbaru sebelumnya telah mengirimkan 2 perwakilannya mengikuti Training of Trainers (ToT) di Jakarta, Februari 2013 lalu.    ”Mereka yang telah mengikuti ToT untuk pelatih kemarin dilibatkan dalam proses follow up-nya,” kata Ilham.  Ada dua rencana kegiatan sebagai follow up, yaitu training lokal tentang permohonan informasi publik dan dukungan untuk pengajuan informasi kepada lembaga publik.

Training lokal itu menggunakan manual pelatihan yang diproduksi pada tahap pertama program ini dilaksanakan. Sementara itu, salah seorang trainer, Dina febriastuti menambahkan, sebanyak 15 perwakilan lembaga dari organisasi jurnalis, mahasiswa dan masyarakat sipil dilibatkan. ”Intinya bagaimana setelah pelatihan bisa memanfaatkan pengajuan informasi publik sepertimana diamanahkan UU Nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” tambah Sekretaris AJI Pekanbaru itu.(rls)

Go Green Faperika UR

penananaman pohon di area kampus Faperika

Penanaman Pohon di Area Kampus Faperika

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (Faperika) Universitas Riau mengadakan  penananaman pohon diarea kampus Faperika, Sabtu (13/04), kegiatan dimulai pukul 07.00 hingga 16.00.

Acara yang bertajuk Go Green Faperika ini ditaja oleh Dinas Lingkungan dan Sosial BEM Faperika. Selain aksi penanaman pohon, ada juga senam, pemasangan plang motivasi dan bersih kampus agar Faperika jadi hijau dan bersih.

Dekan Faperika Prof.Dr.Bustari Hasan, M.Sc dan Pembantu dekan III Faperika Ir. Syaifuddin, M.Si juga turut sama dalam kegiatan ini.

Hoki Kurniawan Kepala Dinas Lingkungan dan Sosial BEM Faperika berharap semoga melalui kegiatan yang dilaksanakan ini maka kampus Faperika kedepanya dapat lebih bersih lagi dan hijau dengan tumbuhnya pohon-pohon yang kami tanam.

“Semoga melalui kegiatan ini kami bisa menyadarkan mahasiswa akan pentingnya kelestarian lingkungan dan mengajak mereka  bersama sama menjaga lingkungan yang bersih dan nyaman,” kata Indra Bayu Pratama, Ketua BEM.#Ronal

Mapalindup UR Gelar Aksi Bersih-bersih Kampus


Mapalindup Universitas Riau

Mapalindup Universitas Riau.

Selasa (9/4), Mapalindup Universitas Riau gelar aksi bersih-bersih dan pencabutan paku di lingkungan kampus UR. Dimulai dari lapangan Taekondo Dojang lalu ke Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ekonomi, FakultasTeknik, Fakultas Pertanian, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan  dan finish kelapangan Taekondo Dojang.

“Kami focus bersihkan jalan di depan kampus, dan juga mencabut paku-paku yang ada di pohon. Banyak sekali paku yang nempel di pohon sekitar FKIP dan FISIP, seperti di spanduk, brosur, ada iklan laundry, masih banyak lagi,” terang Sandi Ketua Pelaksan.

Sandi mengatakan, paku-paku yang sudah di cabut akan digunakan kembali untuk kegiatan yang lebih bermanfaat bagi Mapala. Dan acara ini untuk menjalin hubungan silaturahmi antar Mapala selingkungan UR. Ia berharap agar setiap mahasiswa dapat menjaga kebersihan.

Dalam acara pembukaan hadir Drs. Rahmat MT Pembantu Rektor III UR  yang membuka acara secara resmi di lapangan depan gedung rektorat.Hadir juga Fadli Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa  UR, anggota Mapala Universitas Islam Negri (UIN) Suska, Tenaga Bantuan Medis Fakultas Kedokteran UR, dan seluruh Mapala se-lingkungan UR.

Mapalindup merupakan mapala induk yang terdiri dari Mapala Suluh, Sakai, Humendala, Winnetou dan  Phylomina dll.  Kegiatan Mapalindup kali ini mengusung tema Bersih Lingkungan Ku Lestari Alamku. Untuk kepanitian dari anggota muda tunas Mapala UR.#Hasbi

80 Orang Pengurus Baru Al-Madani Dilantik

Sabtu (13/4), Lembaga Studi Mahasiswa Islam (LSMI) Al-Madani Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (UR) adakan pelantikan pengurus periode 2013-2014.  Acara di Auditorium Drs. Sutan Balia FISIP UR bertajuk Siap Melangkah Lagi.

Drs. Syafri Harto, M.si, Pembantu Dekan III FISIP UR diminta untuk bacakan Surat Keputusan (SK) pengurus dan ikrar. Namun Syafri Harto  berhalangan hadir, kemudian diwakili oleh Junaidi, Ketua Umum Ar-Royan UR.

“Saya berharap, LSMI Al-Madani kedepan bisa lebih jaya lagi. Pengurus yang tergabung didalamnya siap untuk menjalankan amanah. Juga siap untuk memenuhi ikrar atau janji. Janji tak hanya depan orang-orang, juga dipertanggung jawabkan di akhirat kelak. Jangan hanya sekedar jadi yang dihitung, juga jadi yang terhitung. Melangkahlah lebih cepat dan disaat kamu berlari tak akan takut lagi,” kata Maya Sucitra Effendi, kader LSMI Al-Madani.

Akhir Maret lalu Al Madani adakan Musyawarah Akbar (Musbar) ke-XIV dan terpilih Wan Fadli Akbar.  Pengurus LSMI Al-Madani FISIP UR periode 2013-2014 berjumlah 80 orang. Terdiri dari Ketua Umum, Sekretaris Umum, Bendahara Umum, Biro Kestari, Divisi Kaderisasi, Divisi  Syi’ar, Divisi Kelompok Studi Dinamika Bangsa, Divisi  Dana dan Usaha, Divisi KPJ Arrijal Dan Divisi Keputrian.#Ompi

Pembacaan Surat Keputusan (SK) pengurus dan ikrar oleh Junaidi, Ketua Umum Ar-Royan Universitas Riau

Pembacaan Surat Keputusan (SK) pengurus dan ikrar oleh Junaidi, Ketua Umum Ar-Royan Universitas Riau