Apa Penganti Tenaga Nuklir?

Oleh Ray Smith

LUCERNE, SWISS (IPS) – SEBAGAI akibat bencana Fukushima, tahun lalu pemerintah Swiss memutuskan untuk perlahan tapi pasti menghentikan penggunaan energi nuklir. Namun strategi energi baru untuk dekade berikutnya menuai kritik, terutama dari organisasi-organisasi lingkungan.

Rumahtangga di Swiss bergantung pada tenaga nuklir dan air untuk penggunaan listrik. Lima pembangkit listrik tenaga nuklir, di mana yang terakhir akan ditutup pada 2034, saat ini memproduksi 40,7 persen kebutuhan listrik negara. Penghentian operasinya memerlukan perubahan mendasar dalam kebijakan energi Swiss, sebuah usaha “ambisius namun layak” seperti terus dikatakan pemerintah.

Keputusan menghentikan penggunaan nuklir adalah satu hal tapi mengimplementasi dan mendefinisikan langkah-langkah nyata merupakan tugas yang lebih sulit. Dewan Federal Swiss telah menggariskan kerangka kebijakan energi untuk dekade mendatang dalam  “Paket Energi 2050”. Pilar utama strategi itu adalah mengurangi konsumsi energi, meningkatkan efisiensi penggunaan energi, dan meningkatkan energi terbarukan.

Pemerintah telah menghitung bahwa pada 2050 konsumsi energi bisa dikurangi sebesar 28 persen dibandingkan tahun 2000. Potensi pengurangan itu terutama pada gedung-gedung serta sektor industri dan jasa. EnAW, badan energi sektor ekonomi Swiss, telah menyampaikan sebuah penelitian termasuk skenario peningkatan efisiensi listrik. Menurut EnAW, perusahaan-perusahaan Swiss bisa menghemat 7 twh (terawatt per jam) pada 2050.

“Itu mengecewakan,” kata Jürg Buri, direktur pelaksana Swiss Energy Foundation (SES), yang mendorong kebijakan energi ekologis dan berkelanjutan. “Sektor bisnis Swiss bisa dengan mudah menghemat listrik dua kali lipat pada 2050.” Sudah ada potensi, ujarnya, untuk menghemat 7 twh dengan mesin-mesin industri yang lebih efisien.

SES, Greenpeace, Pro Natura, dan WWF bereaksi terhadap pengumuman pemerintah dengan mengeluarkan pernyataan bersama bahwa langkah yang diambil Dewan Federal terlalu kecil. Patrick Hofstetter, aktivis kebijakan iklim WWF Swiss, yang menyebut strategi energi baru itu “setengah hati”, mengatakan bahwa ada banyak potensi untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi dalam sektor ekonomi dan rumahtangga.

Instrumen kuat seperti pengaturan pajak masih kurang, ujarnya. “Pemborosan listrik masih menarik bagi perusahaan-perusahaan dan rumahtangga. Mengambil langkah penghematan energi memerlukan pemahaman yang kurang dimiliki orang, dan penghematan anggaran seringkali masih kecil.”

Dewan Federal mengakui bahwa paket kebijakan itu itu hanya memenuhi sekira setengah dari semua tujuan yang ditetapkan untuk 2050. Menteri Energi Swiss Doris Leuthard mengatakan, dia bakal lebih senang jika lebih banyak energi bisa dihemat dari yang direncanakan.

Pilar kedua dari strategi kebijakan energi baru adalah energi terbarukan. Dewan Federal memperkirakan produksi bisa ditingkatkan sepertiga pada 2050. Namun di sini juga terdapat pandangan yang sangat berbeda. Ada perbedaan besar antara estimasi pemerintah dan perhitungan yang dibuat kelompok lingkungan mengenai energi surya. Klaim terakhir bahwa energi terbarukan mengalahkan tenaga air, mengabaikan potensi besar energi surya.

Angin, biomassa, dan matahari saat ini hanya menyumbang 0,26 persen listrik Swiss. Di Jerman, ketiga sumber energi itu berkontribusi sebesar 16 persen bagi ketersediaan listrik tahun lalu. WWF Swiss memperkirakan energi surya bisa ditingkatkan 15 twh pada 2035, lima kali lipat dari tujuan yang dibuat pemerintah.

“Di Jerman, pada Desember 2011 saja 3 twh energi surya sudah berjalan,” ujar Hofstetter. “Jadi, apa yang Jerman lakukan dalam sebulan, Swiss harap bisa melakukannya dalam 23 tahun.”

Menteri Energi Swiss Doris Leuthard bahkan mendapatkan lebih banyak penolakan ketika mengatakan bahwa bila upaya penghematan gagal, impor listrik terpaksa dilakukan, atau membangun pembangkit listrik tenaga gas untuk menutup kebutuhan energi yang timbul akibat penutupan pembangkit nuklir.

Patrick Hofstetter dari WWF mengingatkan kembali pandangan terbaru yang diterbitkan Badan Energi Internasional. “Mereka menyatakan bahwa untuk mencapai target dua derajat (pemanasan bumi), tak ada investasi dalam infrastruktur energi fosil yang diambil setelah 2017 di seluruh dunia. Rencana Swiss untuk berinvestasi dalam energi fosil jelas janggal.”

Kelompok-kelompok lingkungan mengklaim bahwa risiko akibat energi nuklir tak seharusnya digantikan dengan risiko perubahan iklim. Pembangkit listrik tenaga gas menyebabkan emisi karbon dioksida yang masif. “Dengan mempertimbangkan anggaran CO2 negara, 30 juta ton gas yang dikeluarkan setiap pembangkit selama 30 tahun ke depan akan terlalu banyak,” ujar Hofstetter.

Dewan Federal menggunakan pembangkit tenaga gas sebagai alat gertak untuk menekan sektor ekonomi, juga daerah-daerah dan kelompok lingkungan: “Bila kita ingin memperbesar produksi energi terbarukan, organisasi lingkungan harus mengurangi tekanan terhadap proyek ini,” ujar Menteri Energi Swiss.

Hofstetter dari WWF mengatakan, argumen Dewan Federal tidak benar bahwa pengembangan energi terbarukan yang lebih intens terhambat oleh konflik dengan perlindungan alam. “Ini didasarkan gagasan yang berlaku bahwa tenaga air adalah satu-satunya energi terbarukan di Swiss, yang hampir sepenuhnya dikembangkan.”

Hofstetter membela suara organisasi-organisasi lingkungan yang menyerukan penundaan proyek-proyek konstruksi, yang akhir-akhir kian mendapat tekanan. “Bila suara itu lenyap, tak bakal ada yang mendesak agar menghormati aturan hukum tentang pelestarian alam.”

 

Translated by Farohul Mukthi
Edited by Budi Setiyono
Naskah ini dipublikasikan atas kerjasama Yayasan Pantau dan IPS Asia-Pasifik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s