Perca dan Berita

Hari AIDS Sedunia

RABU (1/12) di lantai empat gedung Rektorat, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UR peringati hari AIDS sedunia. Mereka usung tema Jagalah Dirimu Dari AIDS, Ingatlah Orang Tersayang. Coki Randinatama, ketua pelaksana anggap masih banyak orang terbawa pengaruh AIDS beresiko. “Melalui tema ini kami ingin ingatkan semua orang berhati-hati,” ucapnya.

Acara dihadiri SMA se-Pekanbaru dan mahasiswa UR. Pemateri dua orang; Burhanudin Agung dari Komisi Penanggulangan AIDS dan Woro Surti Handayani dari dinas propinsi Riau. Pembantu Rektor III, Rahmad, diminta buka acara.

Sembari diskusi, sebagian panitia sebarkan brosur dan stiker ke Jalan Soebrantas dan semua fakultas di UR. Melalui acara ini, Coki berharap peserta bisa menjauhkan diri dari penyakit berbahaya ini. fadli

Bustari Dilantik Juga

SETELAH Bustari Hasan terpilih sebagai dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (Faperika) 20 Januari lalu, baru Sabtu (27/11)ia dilantik rektor UR, Ashaluddin Jalil. Pelantikan berlangsung di lantai empat gedung Rektorat. “Selagi sungai dan laut masih ada, Faperika akan tetap jaya,” ujar Ashaluddin saat sampaikan sambutan. Melalui pelantikan ini, ia berharap Faperika jadi fakultas terbaik di UR serta bisa menampung semua keinginan civitas akademikanya.

“Lega. Secara struktural sudah jelas,” ujar Febri Mayoka, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Faperika merespon pelantikan Bustari. Yoka, panggilan Febri Mayoka berharap, Bustari bisa bekerja lebih baik. “Kalau ada kesalahan diperbaiki demi kemajuan Faperika.”

Soal pelantikan yang molor 10 bulan, “Bukan terlambat. Hanya saja waktunya belum tepat dan belum siap syaratnya,” tutup mahasiswa Sosial Ekonomi Perikanan angkatan 2006 ini. *6

AR-Royan Muharram Fair

UKMI Ar-Royyan taja Muharam Fair 1432 H, 9-11 Desember. Acara berpusat di samping gedung Lembaga Penelitian UR. Temanya Institution Islamic Exhibition. Ada tiga lomba digelar; Syarhil Qur’an, Khotil Qur’an, dan Kaligrafi. Acara ini juga sempena persiapan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Makassar tahun 2011.

Agenda hari pertama, pawai keliling kampus dan talk show. Namun hanya talk show yang terlaksana. Pawai di-pending hingga Sabtu (11/12). “Teman-teman banyak kuliah,” ujar Sadam beralasan.

Sabtu (11/12) pukul 09.00, rombongan pawai sudah berkumpul di Masjid Arfaunnas. Mereka dilepas Sadam, Ketua Umum Ar-Royyan. Rombongan terbagi dua, putra dan putri. Putra 17 orang, sedangkan putri 26 orang. Rutenya, diawali dari Mesjid Arfaunnas, lewat FKIP Bahasa Inggris, FISIP, depan BEM UR, Pustaka UR, dan berakhir di panggung utama acara Muharam Fair. Sepanjang pawai, peserta menyerukan takbir.

Usai pawai, dilanjutkan acara tablig akbar bersama Ustad Tajuddin Nur, Lc, imam besar Mesjid Arfaunnas. Pembantu Rektor III, Rahmad, turut hadir. “Semoga dengan momentum ini kita jadi lebih baik. Jadikan tahun ini awal kebangkitan umat Islam. Isi tahun ini lebih baik dari kemarin,” katanya.

Tampilan nasyid dari berbagai grup mengiringi rangkaian acara.  Muharram Fair ditutup dengan pengumuman dan pembagian hadiah pemenang lomba Syarhil, Khotil, dan Kaligrafi. Uswatun Zannah, pemenang lomba Syarhil Qur’an, sangat gembira. “Alhamdulillah, tidak menyangka akan menang. Mudah-mudahan ada follow-up nya setelah acara ini.” *8

Nouryoushiken Prodi Jepang

ROMBONGAN mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jepang bersiap berangkat ke Padang, Jumat (5/12). Mereka akan ikuti nouryoushiken (ujian kemampuan bahasa Jepang) di Universitas Bung Hatta, Padang. “Kami akan berangkat pukul 21.00. Istirahat sebentar di Payakumbuh, baru ke Padang,” ujar Gustia, mahasiswi Bahasa Jepang.

Ujian ini serentak di seluruh dunia. Mulai tingkat SMP, SMA, dan perguruan tinggi yang punya jurusan Bahasa Jepang. Di Indonesia, nouryoukushiken dilakukan di tiga tempat; Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Bung Hatta (UBH), dan Universitas Gadjah Mada (UGM). “Yang paling banyak ke UBH,” imbuh Gustia.

Ujian terbagi tiga sesi; mojigoi (kata dan persamaan kata), bunpo dokai (tata bahasa), dan chokai dokai (mendengarkan). Tiap soal beda jumlah dan bobotnya. “Soal yang buat langsung orang Jepang, lalu dikirim ke universitas yang melaksanakan nouryoukushiken di  Indonesia,” terang Gustia.

Ruang ujian diisi 25 orang dengan dua pengawas. Sempitnya jarak waktu istirahat menjadi kendala tersendiri bagi peserta ujian. “Yang paling sulit itu chokai dokai, karena banyak jawaban menjebak,” ungkap Gustia. Hasil nouryoukushiken akan diketahui Februari 2011. *8

SIDIK Oleh Al-Madani

LSMI Al-Madani Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politk (FISIP) UR taja Studi Ilmiah Dinul Islam Konprehensif (SIDIK) di Auditorium FISIP, Sabtu-Minggu (27-28/11). Temanya Ciptakan Pemuda Sukses untuk Meraih Masa Depan Gemilang.

Beragam materi disajikan. Ada soal waktu, mahasiswa ideal, gouzhul fikri, bedah film, outbond, dan kontemplasi diri. Para pemateri di antaranya Hendra Gunawan, mantan Ketua BEM UR dan Agung Nugroho, mantan Ketua BLM UR.

SIDIK agenda tahunan Al-Madani. Pesertanya mahasiswa baru FISIP beragama islam. Tujuannya, kaderisasi Al-Madani. Khusus tahun ini, SIDIK juga merupakan pengganti ujian mid semester mata kuliah agama Islam mahasiswa 2010. “Mereka ditugaskan meringkas tiap materi,” ujar Indra, ketua panitia.

Sepertiga dari jumlah mahasiswa baru FISIP ikut acara ini. Penyebabnya, menurut Indra, mungkin panitia kurang sosialisasi atau mahasiswa yang kurang memahami esensi acara. “Kalau begini, terpaksa ujian mid dibuat lagi oleh pementor masing-masing,” tutup Indra. *4

Foto Berita

Suasana aksi BEM UR peringati Hari Anti Korupsi. Foto Aang AS.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s