Protes Soal Jalan Masuk UR

Oleh Aang AS

KAMIS (30/9), pukul 14.00. Dalam ruang DPH Rektorat UR sudah berkumpul perwakilan lembaga se-UR. Hadir pula beberapa masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan UR. Hari itu ada dialog dengan Rektor UR, Prof. Ashaluddin Jalil. Pembahasannya soal beberapa ruas jalan akses masuk ke UR yang ditutup.

Dialog difasilitasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UR. “Dialog ini sebagai tindak lanjut dari keluarnya surat edaran rektor,” ujar moderator.

Dua minggu sebelum dialog (15/9), rektor mengeluarkan surat edaran nomor 599/H19/R/2010  soal penertiban jalan masuk UR. Surat itu ditempel di setiap posko security se-lingkungan UR. Surat ditujukan kepada seluruh civitas akademika dan masyarakat di sekitar lingkungan kampus UR.

Protes warga soal Unri menutup beberapa pintu gerbang. foto istimewa.

Isi surat, akses masuk kampus hanya melalui tiga gerbang utama: gerbang masuk Jalan SM. Amin, gerbang masuk Jalan Soebrantas, dan gerbang masuk Jalan Bina Krida. Perbaikan kembali pagar yang jebol dan penutupan jalan kecil yang biasa digunakan selama ini. Pintu masuk untuk pejalan kaki dibuka di gerbang Fakultas Ekonomi dan dekat Musholla Fakultas Teknik.

Sayang rektor tak hadir saat dialog. Sebagai perwakilan, dihadirkan Pembantu Rektor III, Rahmat, MT. Dialog diawali dengan penjelasan Rahmat soal alasan dikeluarkannya surat edaran. “Pertama untuk membedakan batas lahan UR, kedua untuk keamanan kampus,” tegasnya. Rahmat juga menjelaskan beberapa kecurian yang dialami UR akibat pintu masuk terlalu banyak. “Terakhir kecurian di Pertanian.”

Penjelasan Rahmat menimbul­kan reaksi, terutama dari perwakilan masyarakat. Zahirman, Ketua RT 5 RW 4 Simpang Baru mengeluh perekonomian Bangau Sakti mandek sejak ditutupnya gerbang Fakultas Ekonomi. Agusman Rahim, Ketua RW 4, mengatakan banyaknya kehilangan motor juga disebabkan parkir yang tak teratur. “Ada pula karena kelalaian mahasiswa meninggalkan kunci motor,” timpal Adi Hamdani, Ketua BEM UR.

Tanya jawab tak putus-putus. Pukul 15.30, Rahmat membacakan beberapa solusi dari masyarakat dan mahasiswa. Pertama, untuk gerbang Fakultas Ekonomi dibuka untuk sepeda motor dan pejalan kaki dan diberi batas waktu. Kedua, security ditambah. Ketiga, tutup semua jalan masuk, kecuali Jalan SM. Amin dan Soebrantas. “Untuk menutup semua jalan masuk, pasti akan kita lakukan. Tapi mungkin tak sekarang,” jelas Rahmat. “Semua usulan ini akan saya bawa dulu ke pimpinan,” lanjutnya.

Rapat usai. Adi Hamdani berjanji akan menindak lanjuti pertemuan itu dan akan mengkomunikasikan lagi hal ini dengan Rahmat. “Yang jelas kami lihat penutupan jalan ini banyak merugikan mahasiswa,” papar Adi.

Rabu (3/11), warga RW 03 kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan kembali lakukan aksi. Pasalnya, UR kembali menutup pintu gerbang Bina Krida, dan diperbolehkan hanya untuk pejalan kaki. Ini sesuai surat edaran Rektor nomor 4564/H19/TU/2010. Dialog kembali diadakan di ruang DPH UR bahas kasus ini.

Agus Yoni, pengurus BEM UR, jadi moderator. Dalam tuntutannya,  warga meminta pihak UR membuka sepenuhnya gerbang Bina Krida. menurut mereka, penutupan bisa mematikan perekonomian warga di sekitar Bina Krida.

Menanggapi itu, Rahmat MT–PR III UR–menjelaskan penutupan ini untuk menjaga keamanan dan kenyamanan. “Kita tidak melarang warga masuk ke kampus UR. Tapi untuk kendaraan memang di pusatkan di satu pintu gerbang.” Ketua RT setempat disuruh bikin surat ke Rektor perihal penutupan gerbang. “Kalau nanti di surat, alasannya bagus, kenapa tidak diubah, yang tak bisa diubah kan Al-Quran,” kata Yanuar Hamzah, PR II.

“Permintaan bapak-bapak akan kami bicarakan sama rektor dan akan dibawa ke rapat senat,” kata Rahmat. Dalam proses itu, warga minta gerbang dibuka kembali, sembari menunggu surat dan pembahasan di senat. fadli

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s