Dialog 48 Tahun UR

Oleh Aang AS

Suasana dialog. Foto oleh Aang.

SEMPENA Dies Natalis ke-48, Universitas Riau (UR) taja dialog bertajuk; UR Masa Kini dan Masa Mendatang. Hadir jadi pembicara, Saleh Djasit, Mantan Gubernur Riau. Azaly Johan, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau. Mereka juga sebagai Dewan Penyantun UR. Ashaluddin Jalil, Rektor UR juga didaulat jadi pembicara. Acara dimulai pukul 13.30.

“Di umur 48 tahun ini, kita menginginkan kritikan agar UR jadi lebih baik,” kata Ashaluddin Jalil, sebagai pembicara pertama. Ia juga menjelaskan soal grand desain UR mencapai Research University. “Kita akan terus meningkatkan pela­yanan berbasis teknolgi, menggenjot penelitian, dan memperbaiki kualitas.”

Saleh Djasit menyam­paikan perlunya UR mem­bentuk jiwa-jiwa entrepreneur terhadap diri maha­siswa. “Sekarang daerah kita butuh wirausaha muda, diharapkan UR berperan penting dalam mewujudkan ini, mengingat umurnya 48   tahun,” kata Saleh.

Azaly Johan dalam ac-ara itu,  lebih mene-kankan pada peningkatan kualitas lulusan. “Kita menginginkan lulusan universitas yang mengelola kekayaan bumi Riau ini,” kata Azaly. Acara berlangsung satu jam. Pukul 14.25 dialog usai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s