SBY Gagal

Oleh Erliana

SABTU (16/10) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (UR) bidang Sosial dan Politik (Sospol) taja kajian soal enam tahun kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Kajian dilihat dari perspektif ekonomi. Hadir La Ode Kalimin, dosen Fakultas Ekonomi sebagai pembicara.

Kajian ditaja di aula Perpustakaan UR. Sekitar 25 peserta dari berbagai lembaga se-fakultas hadir mengikuti kajian. La Ode mengkritik sistem negara yang harus ditata ulang. “Bukan dasar negara,” ujarnya ketika seorang peserta bertanya.

Tiga hari sebelumnya (13/10), bidang Sospol juga adakan kajian  dari sisi politik. Ishak, dosen FISIP jadi pembicara. Ia menyentil soal kebijakan SBY yang terkesan lambat dalam mengambil keputusan.

“Kita akan adakan aksi 20 Oktober nanti,” ujar Nofri Andri Yulan, Menteri Sospol BEM UR. Itu bertepatan dengan setahun kepemimpinan SBY-Boediono dan enam tahun kepemimpinan SBY.

“Kita tak mau terprovokasi. Kita harus pahami persoalan dulu,” jelas Yulan. Tepat 20 Oktober, aksi digelar.

Mereka beri enam ultimatum soal kegagalan SBY. Gagal wujudkan pen-didikan dan pelayanan kesejahteraan yang terjangkau pada masyarakat. Mewujudkan reformasi birokrasi. Melakukan pemberantasan mafia hu-kum dan mafia peradilan. Menye-lamatkan lingkungan dan penuntasan kasus Lapindo. Menasionalisasi aset strategis bangsa. Terakhir SBY gagal wujudkan kedaulatan bangsa dalam pertahanan keamanan.

Aksi itu tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Riau (GEMPAR). Anggotanya; BEM UR, BEM UIN, BEM UMRI, BEM STIKES HTP, dan HMI cabang Pekanbaru. GEMPAR juga meminta Radio Rakyat Indonesia (RRI) menyiarkan ultimatum. “Inilah monumen 20 Oktober. Kegagalan SBY,” kata seorang massa aksi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s